Kejam! Wanita Ini Diperlakukan Tak Senonoh Oleh Majikan, Cuma Boleh Mandi Dengan Kondisi Begini

loading...

alona-vicente-lizada_20170913_094018

Seringkali pendidikan yang mahal membuat banyak orang kesulitan mendapat pendidikan layak.

Orangtua merasa tak sanggup dengan tekanan biaya sekolah yang semakin tinggi.

Inilah mengapa banyak orang di Filipina memilih untuk bekerja setelah lulus Sekolah Menengah Atas (SMA).

Tapi karena tidak banyak tawaran pekerjaan dengan latar belakang pendidikan SMA, banyak orang Filipina kebingungan.

Mereka jelas tak mau menyerah dengan keadaan.

Sampai akhirnya mereka melakukan pekerjaan rumah tangga atau merawat anak-anak di Filipina.

Bahkan ada juga orang di luar Filipina yang sampai menjadi Overseas Filipino Workers (OFW) atau semacam TKI di negara lain.

OFW ini bekerja untuk mencari nafkah bagi keluarga mereka.

Selain itu mereka OFW juga menghemat uang untuk masa depan mereka sendiri.

Sayangnya, banyak pekerja OFW sebagai pembantu rumah tangga di negara lain menderita pelecehan dari majikannya.

Ini jelas sangat buruk.

Banyak kisah kelam yang tak terhitung jumlahnya.

Sebuah cerita miris juga terungkap melalui pengguna Facebook Angga Jonnyantara.

Unggahan Facebook Angga Jonnyantara
Unggahan Facebook Angga Jonnyantara ()

Ia berbagi beberapa video tentang OFW di Arab Saudi.

Loading...

OFW ini bernama Alona Vicente Lizada.

Menurut Angga, Alona telah diperlakukan sangat buruk dan tak senonoh oleh majikannya.

Bahkan ia hanya diperbolehkan tidur di atap.

Selama berbulan-bulan, Alona terkena panas yang ekstrem.

Bahkan, Alona akan sangat kedinginan di malam hari.

Alona juga diberi makan nasi bakar.

Ya, sama sekali tidak ada makanan yang lain!

Ada juga hal lainnya yang lebih miris.

Alona tidak diizinkan menggunakan sampo dan sabun saat mandi.

Kondisi hidupnya yang buruk dan perlakuan buruk dari atasannya sungguh membuat Alona tak bisa berbuat banyak.

Wanita ini meminta bantuan dari Angga.

Tentu dengan harapan Alona diizinkan pulang ke Filipina dengan bantuan orang lain.

loading...
Loading...