Subhanallah, Bayi Ini Selamat Setelah Ditikam 14 Kali dan Dikubur Hidup-Hidup

bayi-dikubur-dua

Sebuah peristiwa memilukan di mana seorang bayi yang baru lahir ditemukan dalam kondisi menyedihkan. Ia ditemukan dalam kondisi terkubur dengan posisi telungkup. Tidak hanya itu, bayi mungil itu juga mengalami luka sebanyak 14 tikaman.

Ajaibnya, dengan keadaan yang cukup parah tersebut, bayi yang belum diberi nama tersebut bertahan hidup ketika diangkat dari lubang sedalam 20 centimenter.

Dilansir dari dream.co.id, disebutkan jika bayi itu ditemukan dikubur hidup-hidup di sebuah lapangan di Distrik Wangyai, Provinsi Khon Kaen, Thailand pada bulan Februari tahun ini.

Kachit Krongyut, wanita penggembala sapi yang menemukan bayi tersebut di lapangan awalnya mendengar suara yang mencurigakan. Ia lantas menyurigasi sebuah gundukan tanah yang sepertinya baru saja digali.

Wanita berusia 53 tahun itu lantas mengeruk gundukan tanah itu. Betapa terkejutnya dirinya setelah melihat kaki bayi yang mungil.

“Pada awalnya, aku pikir seseorang telah mengubur hewan peliharaan mereka hidup-hidup, tapi kemudian aku melihat kaki,” kata Kachit.

Ia kemudian memanggil keluarganya untuk membantunya mengambil bayi tersebut dan membawanya ke rumah sakit.

“Aku mencoba untuk tenang dan meminta bantuan. Bayi itu dikubur dengan wajah menghadap ke bawah,” lanjutnya.

Loading...

Pornchai, suami dari Kachit kemudian melaporkan temuannya tersebut ke polisi dan membatu melaca orang tua bayi yang malang tersebut.

Dokter Rumah Sakit Wangyai mengatakan pada tubuh bayi laki-laki itu terlihat tanda-tanda kekerasan fisik, dan thejournal.ie melaporkan anak itu telah ditikam lebih dari 12 kali.

Beruntung, bayi itu kini nampak sehat setelah melewati masa kritisnya. Bahkan dia sudah bisa tersenyum ketika di foto.

Maraknya praktik aborsi di Thailand memang marak terjadi. Seperti diketahui, tingkat kehamilan remaja Thailand tertinggi di Asia Tenggara.

Dilansir dari okezone.com, disebutkan jika pejabat kesehatan Thailand mengatakan majunya urbanisasi membuat banyak anak-anak muda melakukan hubungan intim diluar nikah.

Bureau of Reproductive Health mengatakan Thailand adalah negara dengan tingkat kehamilan tertinggi di Asia Tenggara sedangkan negara tetangganya Laos, masuk ke peringkat dua.

Secara hukum, Thailand cukup keras menghukum para pelaku praktik aborsi. Pada 2011 seorang pengurus makam dijatuhi hukuman 40 bulan penjara karena membantu menguburkan sekitar 2.000 janin yang diaborsi secara ilegal di sebuah kuil Buddha di Bangkok.

sumber: Suratkabar.id


loading...
Loading...