Pacaran Online, Wanita Ini Malah Bernasib Malang dan Kehilangan….

7-alasan-anda-harus-mencoba-kencan-online

Zaman sekarang banyak orang sibuk yang tidak sempat memikirkan soal jodoh sehingga mereka mengandalkan cara cepat dan instan.

Salah satu cara instan yang mulai banyak dipilih para pencari kekasih adalah menggunakan aplikasi kencan atau media sosial untuk terhubung dengan orang-orang. Mereka percaya bahwa perusahaan di balik aplikasi kencan atau media sosial itu telah melakukan penyaringan terhadap akun palsu.

Namun kenyataannya, masih ada saja orang-orang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan platform media sosial dan aplikasi kencan seperti Tinder, OkCupid dan WeChat untuk menipu para korban.

Seperti wanita paruh baya ini yang sudah putus asa mencari pasangan. Bukannya mendapatkan pasangan impian, dia malah…..

Baru-baru ini, seorang wanita Singapura berusia 40-an tidak hanya patah hati karena putus dari kekasih yang ditemuinya secara online. Tapi dia juga kehilangan ribuan dolar setelah jatuh ke pelukan seorang pria di Internet.

Jika ditotal, wanita yang tak disebutkan namanya itu telah merugi 85.000 dolar Singapura (sekitar Rp 804 juta) setelah menjadi korban penipuan berkedok cinta di dunia maya.

Pada awalnya, ‘hubungan’ mereka berjalan lancar. Hampir setiap saat keduanya melakukan percakapan melalui media sosial. Hal itu berlangsung sampai setahun kemudian dan tanpa sadar wanita itu telah ditipu pria tersebut.

Pacar’ wanita itu awalnya minta dikirim sekitar 22.000 dolar Singapura ke rekeningnya di China pada pertengahan tahun lalu. Waktu itu, dia mengatakan ayahnya sakit.

Dia perlu meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit. Wanita itu pun mengirim uang kepada pacarnya secara bertahap selama sebulan.

Loading...

Berhasil dengan aksi pertama, si pria kembali meminta bantuan. Kali ini, uang tersebut untuk membayar ‘pajak barang’ untuk produknya yang dijual di pasar. Pria tersebut meyakinkan bahwa dia akan mendapatkan untung besar hingga 3 juta dolar Singapura dari menjual barang-barangnya.

Entah mengapa, tanpa banyak tanya lagi, si wanita itu segera mengirim lebih dari 31.000 dolar Singapura dalam tiga tahap. Dan pada bulan Desember tahun lalu, dia menerima ‘kabar baik’ bahwa dagangan pacarnya laku keras.

Pacarnya berjanji mengirimkan cek sebesar 1,2 juta dolar Singapura sebagai imbalan. Tetapi wanita itu tidak pernah mendapatkan sepeser pun.

Segera setelah itu, ‘seorang teman’ pacarnya menghubungi dan meminta rincian rekening bank sehingga uangnya bisa dikirim. Namun teman pacarnya itu mengatakan untuk mengirim uang ada biaya transfer bank.

Wanita itu pun memenuhi syarat tersebut dan mengirim 32.000 dolar Singapura ke rekening bank lain di China.

Namun, ditunggu hingga sekarang, wanita itu sudah tidak pernah lagi mendengar tentang ‘pacar’ dan temannya itu lagi.

Ini bukan satu-satunya penipuan berkedok cinta yang berhasil memperdayai seorang wanita yang menganggap cinta online yang dijalaninya adalah benar-benar hubungan romantis.

Dari Januari-September 2016, data statistik Kepolisian Singapura mencatat ada lima penipuan berkedok cinta di dunia maya. Kebanyakan para korban adalah pengguna Facebook.

Sumber: dream.co.id


loading...
Loading...