Astagfirullah! Ayah Cekik Dan Sumpel Mulut Azril Dengan Uang 10rb Hingga Tewas Karena Geram Tidak Mau Disuruh Beli Rokok.

DI CEKIK

Muhamad Azril, anak 14 tahun ini bernasib malang, ia dibunuh ayah kandungnya sendiri Senin (14-11-2016), Herman, 45 tahun. Pemicunya adalah persoalan yang sepele, tersangka emosi lantaran Azril tidak mau di suruh beli rokok, sapaan tersangka mencekik anaknya hingga tewas. Bapak yang berprofesi sebagai penjual ikan emas di Pasar Sengkang ini bertengkar dengan anaknya karena tidak mau disuruh ke warung beli rokok. Ia meminta anaknya untuk belikan rokok, anaknya rupanya kesal pada pelaku, kemudian membantah ayahnya.

Korban kemudian kabur dari rumahnya di Jl Andi Ninnong, Sengkang sekira pukul 00.00 Wib. Pelaku tidak tinggal diam, ia menyusul anaknya dan membonceng korban ke Dusun Empagae, Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo yang merupakan rumah neneknya. Korban terus memberontak hingga membuat pelaku sangat berang. Pelaku lalu menurunkan anaknya di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) di Desa Assorajang Kecamatan Tanasitolo. Pelaku menempeleng pipi kanan anaknya sebanyak dua kali.

Masih geram, pelaku kemudian membonceng anak nya ke ladang dan mencekik anaknya dari belakang di sebuah gubuk yang terletak di ladang tersebut. Peristiwa mencekam ini terjadi hari Selasa, Senin (14-11-2016) sekira pukul 03.00 wib. Korban dicekik hingga posisinya tergeletak dan pelaku sempat memasukan uang pecahan 10rb kemulut anak nya, pelaku mencekik selama 30 menit. Melihat anaknya masih memberontak,menguatkan cengkramannya.

Loading...

Tahu anaknya sudah tak bernafas, Konding menyeret mayat anaknya ke atas gubuk, lalu memasukan uang pecahan 10rb kemulut anak Azril. Pelaku kemudian kabur dan menyembunyikan diri di rumah temannya di Kabupaten Bone.

Mayat korban ditemukan di timur area Taman Makam Pahlawan, Jl Andi Pallajareng Empagae, Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo.Jasad Meysi ditemukan oleh anak SD bernama Ari, Ari menemukannya sekitar pukul 12.40 Wib. Empat jam usai ditemukan, polisi pun bergerak dan menangkap pelaku. Pelaku dibawa ke Polres Wajo.

Dari penelusuran polisi, motif korban murni karena kesal pada anaknya, tidak ada tanda-tanda lain nya.


loading...
Loading...