Awas! Jangan Coba-coba Menyodok Ular dengan Kayu, Pria Ini Melakukannya dan Hal yang Mengerikan Pun Terjadi

ular

Ular Anakonda merupakan spesies ular raksasa yang berasal dari Amerika Selatan, tepatnya banyak di temukan di hutan Amazon. Ular yang memang cukup menakutkan tersebut sangat berbahaya karena mampu menelan satu ekor kerbau yang besar dengan lilitan kuatnya.

Namun, jangan pernah sekali-kali menyodok ular itu dengan kayu atau tongkat jika suatu saat mendapatinya di alam bebas. Dikarenakan mempertahankan diri dengan menyodok ular jenis ini sama sekali bukan pilihan yang bagus.

Hal ini terjadi pada rekaman video di channel Youtube yang diunggah oleh akun bernama Boludoman. Dalam rekaman itu terlihat bagaimana pria tersebut menyodok air yang tenang dengan sebatang kayu.

Setelah beberapa saat barulah ular yang cukup besar merayap keatas ingin mencabik pria tersebut. Dimulai dari seseorang nampak memegang ranting pohon di bibir sungai yang kemudian tongkat tersebut disodok ke benda seperti daun permukaan air.

Namun ternyata benda tersebut adalah kelapa ular anakonda yang dengan cepat ular tersebut menyerang pria tersebut dari dalam air dengan cepatnya. Anakonda adalah ular yang termasuk dalam golongan phylum chordata. Golongan ini memiliki notokorda atau chorde yaitu tali sumbu tubuh syaraf belakang dengan rangka.

Loading...

Ukuran chordata beragam ada yang besar dan ada yang kecil dengan otak yang terlindung tengkorak untuk berpikir. Ketika mereka keluar dari air, tubuh anakonda akan dirundung oleh parasit seperti kutu-kutu atau jamur. Berikut videonya.

Seekor anakonda memulai reproduksi dalam usia muda dengan masa kehamilan selama 6 bulan. Seekor betina dapat beranak 20 hingga 40 ekor dan kadang-kadang lebih dari 100 ekor.

Anakonda yang baru lahir biasanya memiliki panjang 60 cm dan beberapa jam setelah mereka lahir, bayi anakonda sudah dapat berenang, berburu dan merawat dirinya sendiri. Setelah melalui proses perkawinan, anakonda akan tumbuh panjang dalam waktu lambat.

Sumber: wajibbaca.com


loading...
Loading...