Bagaimana Jika Urutan Salat Jumat tidak Sempurna ?

ilustrasi-salat-sujud_20160528_204532

Assalamu’alaikum Wr Wb,

Buya, kami salat Jumat di Masjid Agung Palembang, ketika sujud pertama pada rakaat kedua, listrik mati sehingga suara imam tidak kedengaran oleh makmum di ruangan masjid belakang. Ketika listrik menyala (genset) imam sudah mengucapkan salam, sedangkan kami spontan mengikuti salam, padahal kami tidak duduk antara dua sujud, sujud kedua dan membaca taasyahhud akhir. Bagaimana hukum salat kami Buya, mohon penjelasan. Terimakasih Buya.
08527329xxxx

Wassalamu’alaikum WrWb,

Dalam kondisi dan situasi seperti yang diceritakan, dibolehkan makmum yang berada persis di belakang imam mengeraskan takbirnya ketika bangkit duduk di antara dua sujud supaya terdengar oleh jamaah di belakang. Dan jamaah di belakang dapat mempedomani gerakan jamaah yang berada dihadapan mereka.

Mengenai hukum salat jamaah yang secara spontan mengikuti salam imam, tanpa terlebih dahulu menyempurnakan urutan rukun-rukun salat; sesudah sujud pertama di rakaat kedua, hendaklah mereka melakukan duduk di antara dua sujud, kemudian sujud yang kedua tumakninah, lalu duduk tahiyat akhir dengan membaca tasyahhud akhir, kemudian salam.

Loading...

Apabila urutan rukun-rukun tersebut tidak dilakukan, maka salat Jumat mereka tidak sah. Jalan keluarnya bagi mereka yang tidak sempurna salat Jumatnya tersebut hendaklah mengulangi salat zuhur empat rakaat. (tamam).

Sebagai perbandingan saja, apabila salat Jumat yang dilaksanakan jumlah jamaah jumatnya (muqimiin) kurang dari 40 orang dalam mazhab Syafi’i dan mazhab Hambali, maka salat Jumatnya tidak sah, maka kaum muslimin diwajibkan menyempurnakannya dengan melakukan salat zuhur empar rakaat. Demikian penjelasan mengenai kasus tersebut.

Ket:
Konsultasi agama ini diasuh oleh Buya Drs H Syarifuddin Yakub MHI.

Jika Anda punya pertanyaan silahakan kirim ke Sriwijaya Post, dengan alamat Graha Tribun, jalan Alamasyah Ratu Prawira Negara No 120 Palembang. Faks: 447071, SMS ke 0811710188, email: sriwijayapost@yahoo.com atau facebook: sriwijayapost


loading...
Loading...