Netizen Jual Kamera DSLR di Facebook, Calon Pembeli Curiga Karena Penjualnya Kuliah di Hari Minggu

 

Transaksi jual beli online sudah lumrah dilakukan oleh banyak orang.

Namun hal ini tentu harus dilakukan dengan hati-hati.

Sebab, tak sedikit online shop yang berani menipu siapapun konsumennya.

Salah satunya adalah penjual online shop ini.

Hal ini sempat viral di beberapa media sosial.

Ceritanya, sebuah akun di Facebook bernama Marlina Ayu Putri memposting sebuah foto.

Ia menjual sebuah DSLR dengan keterangan sebagai berikut.

Permisi,
DiJual camera CANON EOS 700D + lensa 18-55MM,pemakaian 4bln lebih, Garansi resmi DATA SCRIB 6bln lagi. Dijamin masih mulus dan lengkap. minat silahkan invite sepupu sya (Rismayanti)
Newpin: 5FA2ECBC
Maaf ya tdk terima tukar tambah,cuman mau dijual krn sepupu lagi butuh uang..berikut ini foto cameranya.”

Sebuah foto pun diunggah dengan berlatar belakang karpet pink tua.

Di dalam gambar itu ada sebuah kamera DSLR, tripod, penutup lensa, sebuah tas kamera, dan kotak kamera.

Tentu saja penawaran ini membuat banyak tergiur karena harga yang ditawarkan sangat jauh di bawah pasaran.

Seorang netizen pun iseng bertanya dengan barang ini.

Ia menanyakan jika barangnya masih ada atau tidak.

Ternyata, hal ini direspon baik oleh sang penjual.

Mereka pun akhirnya terlibat percakapan yang panjang.

Tapi semakin kesini, calon pembeli ini semakin curiga dengan sang penjual.

Berikut percakapan mereka.

A: “Mba kameranya masih?”

B: “Iya bang”

A: “Boleh fotoin kondisinya?”

B: “Masih mulus bang no minus”

B: “Pemakaian 5 bulan”

A: “di daerah mana ini?”

B: “Pekanbaru bang”

B: “Ini kartu garansinya bang”

B: “Garansinya masih ada 5 bulan lagi bang”

A: “Bisa kirim2 gak?”

B: “Ini notanya waktu sya beli bang”

B: “Gimana bang minat?”

A: “Iya, bisa kirim2 gak? posisi saya di bandung,”

B: “Bisa bang”

B: “Silahkan kirim alamat lengkap abang dan alamt lengkapnya beserta no hpnya bang”

A: “Oke sbntar, kok dijual murah bgt?”

B: “Sya lagi butuh duit bang”

B: “Untuk pembayaran kuliah saya, saya minya kepada orang tua saya dia bilang sekarang tidak ada uang silahkan jual dlu nak kameranya nanti kalau bapak sudah punya uang saya gantikan”

A: “Bisa nego gak? sama ongkir jadinya berapa?”

Loading...

B: “Saya kasih 3 juta bang ongkirnya saya yang tanggung bang”

A:” “Oke deh, deal”

A: “Minta nomer rekeningnya,”

B: “Iya bang”

B: “Tunggu bang saya kirimkan no rekening teman saya”

A: “okee”

Kemudian, pria yang ingin membeli ini semakin curiga dengan perkataan Rismayanti yang ingin kuliah esok hari, padahal esok hari Minggu.

A: “sabar mba, mgkn saya baru bsa transfer bsk”

A: “gapapa kan?”

B: “Gimana ya bang karena saya masuk kuliah pagi”

B: “Bisa diusahakan malam ini bang di transfernya?”

A: “bsk minggu kali,”

B: “Iya bang saya harus masuk kampus untuk kerjakan laporan saya bang”

B: “Karena saya ini menjelang wisuda bang jadi saya banyak tugas”

A: “trus ngapain bayar kuliah segala kalo tinggal wisuda”

B: “Ini pembayaran semester terakhir saya bang”

B: “Ini sudah terlambat saya bayarnya bang”

B: “Maka dari itu saya jual camera saya bang”

A: “dan ngapain juga cepet2 orang hari minggu mana buka yang ngurusin”

B: “karena orang tua saya juga lagi susah”

B: “ada bang”

A: “gini aja, bsk pagi tolong fotoin kameranya sama ktp, kalo bisa nunjukkin nanti saya transfer”

B: “tunggu saya usahakan bang”

A: “kalo mau malam ini ya fotoin aja malam ini,”

B: “Iya bang saya usahakan”

A: “Oke ditunggu, di rumah siapa tadi kameranya? jauh gak?”

B: “nene saya”

A: “oiya mba, tadi kalo gak salah yang diiklanin itu 700D bukan 550D, yang bener yang mana ya?”

B: “550D bang”

B: “Maaf bang sepupu saya salah tadi”

“PING”

Dan si penjual pun menunjukkan foto dengan sebuah KTP di dekatnya.

Tapi posisi KTP itu terlihat janggal.

Seperti ini bentuknya.

 

Sumber:tribunnews.com


loading...
Loading...