Sering ritasi Mata Merah? Ini Cara Mengantisipastinya

download

Mata merah cenderung mengganggu saat berkomunikasi dengan orang lain. Bukan hanya berdampak saat berinteraksi dengan orang lain, mata merah juga terasa mengganggu bagi penderitanya karena biasanya disertai rasa sakit, perih, gatal, berair, atau bahkan bengkak sehingga membuat penglihatan menjadi samar.

Penyebab Mata Merah

Dari luar, mata merah bisa membuat bagian putih mata Anda terlihat merah sepenuhnya atau hanya berupa garis-garis merah. Hal ini terjadi karena pembuluh darah di mata membengkak atau mata sedang mengalami iritasi. Kondisi ini bisa disebabkan juga oleh banyak hal seperti alergi, mata lelah, infeksi, luka pada mata, atau bisa juga menandakan penyakit mata yang lebih serius seperti ulkus kornea atau glaukoma. Beberapa hal umum yang menjadi penyebab mata merah:

Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah salah satu infeksi mata yang paling umum dan juga menular. Penyakit ini disebabkan karena adanya peradangan di konjungtiva, yaitu lapisan jaringan tipis yang menutupi bola mata dan permukaan bagian dalam kelopak mata. Hal ini menyebabkan pembuluh darah pada mata membengkak, membuat mata terlihat merah, dan seakan-akan terasa kesat.

Peradangan pada mata bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari alergi, debu, atau karena infeksi. Konjungtivitis yang disebabkan oleh alergi biasanya menimpa kedua belah mata dan terasa gatal luar biasa. Sementara konjungtivitis yang disebabkan oleh virus awalnya menimpa satu mata terlebih dahulu hingga membuat mata berair, barulah setelah beberapa hari, mata kedua pun mulai turut memerah. Konjungtivitis yang disebabkan bakteri membuat mata terus-menerus mengeluarkan kotoran, disertai kerak di sekitar kelopak.

Mata Kering

Air mata berfungsi sebagai penangkal infeksi, pelumas yang menjaga kelembapan mata dan membersihkan kotoran serta debu yang ada. Seiring bertambahnya usia, kelembapan mata akan menurun.

Sindrom mata kering terjadi ketika kelenjar air mata tidak memproduksi cukup banyak cairan mata, baik dari segi kuantitas dan kualitas, atau karena terlalu banyak air mata yang menguap ke udara. Ini membuat mata kering dan teriritasi sehingga terlihat merah.

Loading...

Mata kering juga bisa dipicu oleh cuaca panas dan kering atau berangin, penggunaan lensa kontak secara terus-menerus, atau peradangan pada kelopak mata.

Kelelahan

Terlalu lama bekerja di depan komputer bisa membuat mata lelah, kering, atau justru berair terus-menerus. Selain itu, Anda juga cenderung merasa sakit kepala dan kelelahan luar biasa. Mata berkedip lebih jarang saat Anda bekerja di depan komputer. Hal inilah yang kemudian membuat mata kering dan merah. Pastikan untuk beristirahat tiap beberapa jam dan teteskan obat mata jika diperlukan supaya mata tetap lembap dan sehat.

Luka

Cedera pada mata, misalnya karena kecelakaan atau kecerobohan, goresan kecil yang menyebabkan kornea lecet, baru menjalani operasi, atau luka bakar dapat menyebabkan mata merah. Ini terjadi karena pembuluh mata Anda melebar untuk mengalirkan lebih banyak darah ke lokasi cedera sehingga penyembuhan dapat berjalan lebih cepat. Jika pembuluh darah pada mata ikut terluka, pendarahan akan terjadi Jika ada benda asing yang tidak sengaja masuk dan melukai mata, segera temui dokter agar dapat segera ditangani.

Pengobatan Sementara

Jika mata Anda merah, lakukan hal-hal berikut ini untuk mencegahnya menjadi lebih buruk.
Jangan menyentuh mata karena dapat menularkan infeksi ke mata sebelah.
Jangan menggunakan make-up atau lensa kontak terlebih dahulu.
Gunakan kain lembut bersih yang telah dibasahi dan tempelkan pada mata. Ini dapat melembapkan, sekaligus membersihkan mata.

Kunjungi Dokter Mata Anda Secepatnya
Jika gejala mata merah disertai rasa sakit, mual, sakit kepala yang parah penglihatan terganggu atau mata menjadi sensitif terhadap cahaya, segera temui dokter. Bagaimanapun juga, jika kondisi ini tidak membaik selama beberapa hari, disarankan untuk menghubungi dokter mata untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.


loading...
Loading...