Coba Perhatikan, Motif di Permukaan Biskuit Oreo Ini Ternyata Masih Jadi Misteri Lho

 

Bicara soal biskuit paling populer di dunia, nama Oreo dipastikan masuk di dalamnya.

Punya rasa biskuit yang manis yang khas, biskuit Oreo banyak digemari di belahan dunia.

Dilansir Wikipedia, (22/10), Oreo adalah nama dagang dari sejenis biskuit yang diproduksi oleh Nabisco, pertama kali pada 1912.

Wikipedia

Terdiri dari dua biskuit coklat dengan krim putih di tengahnya.

Salah satu cara populer untuk memakan Oreo adalah dengan mencelupkannya ke dalam susu.

Selain itu Oreo juga digunakan untuk bahan baku untuk makanan lain, misalnya milkshake dan es krim.

Di Indonesia, Oreo diproduksi oleh PT. Mondel휆z Indonesia Manufacturing (dahulu PT. Nabisco Indonesia sebelum tahun 2008 dan PT. Kraft Indonesia sebelum tahun 2013) di Bekasi, Indonesia.

Di Indonesia, Oreo terkenal dengan slogan dijilat, diputar, dicelupin.

Terlepas dari hal-hal di atas, pernahkah Anda memperhatikan logo di permukaan biskuit Oreo yang berwarna cokelat?

flickr

Jika kita perhatikan dengan seksama, ternyata ada makna di balik motof permukaan Oreo tersebut.

Dikutip TribunSolo.com dari TIME, Sabtu (22/10), mungkin masih belum terlalu jelas siapa yang mendesain emboss pada permukaan Oreo ini.

Tetapi, banyak sumber yang mengatakan William Turnier adalah pencipta desain tersebut.

Lambang biskuit Oreo saat ini saat inimemiliki kata “Oreo” dalam lingkaran atasnya dengan dua bar Garis.

Loading...

Desain juga berisi tepat 12 bunga, 12 titik dan 12 strip.

briff.me

Desain ini adalah variasi dari logo Nabisco.

Tapi ternyata masih banyak yang menganggap desain ini punya makna terselubung.

Ada yang berpendapat jika logo tersebut mewakili simbol Eropa yang berarti ‘Salib dari Lorraine” yang biasa digunakan oleh Ksatria Templar saat Perang Salib.

Motif titik dengan empat buah segitiga yang mengitarinya terlihat seperti terbentuk semanggi berdaun empat.

Hal ini menurut referensi juga berkaitan dengan Ksatria Templar.

Lantas jika kita teliti lebih lanjut, ada pola atau dot di pinggir permukaan Oreo.

Itu merupakan kode morse yang berarti EAT.

E adalah satu titik, A adalah titik dan garis, dan T adalah garis tunggal.

Soal logo biskuit Oreo ini memang masih jadi misteri hingga sekarang, termasuk apakah logo tersebut hanya dibuat sebagai pemanis atau memang bermakna.

Yang jelas, Oreo adalah biskuit yang cukup laris dan jadi favorit di setiap negara.

Selain itu Oreo sudah menjual lebih dari 362 miliar cookie sejak pertama kali diperkenalkan sampai sekarang. (*)

Sumber:tribunnews.com


loading...
Loading...