Tukang Gorengan Ini Dilabrak Pembeli Lantaran Dituding Menggunakan Lilin, Begini Komentar Netizen

Bakwan, pisang goreng, mendoan, molen, tahu goreng, tempe goreng dan semacamnya merupakan gorengan.

Gorengan memang jadi camilan favorit bagi masyarakat Indonesia.

Karena makanan ini terbilang murah dan enak dan banyak macamnya.

Biasanya yang suka makan gorengan pasti ditemani dengan minum teh atau kopi.

Biar tambah nikmat, gorengan juga dimakan dengan cabai rawit atau saus.

Bahkan di beberapa tempat menjadikan gorengan sebagai makanan khas daerah tersebut.

Sebut saja lumpia khas Semarang, tempe kemul khas Wonosobo, Cireng khas Bandung, Geblek khas Purworejo dan masih banyak lagi.

Namun tahu kah kalian bagaimana cara membuat gorengan yang baik?

Beberapa kasus pernah terjadi, ada gorengan yang digoreng dengan menggunakan plastik dan lilin.

Tujuannya untuk membuat gorengan menjadi lebih renyah dan enak.

Seperti video yang diunggah oleh akun YouTube indera waspada.

Video ini di-upload pada 10 September 2016 dan telah dilihat sebanyak 300 ribu lebih.

Dalam caption video tersebut berkata demikian:

“Ini sekedar pelajaran buat semuanya penggemar gorengan, byk praktek curang gorengan dicampur lilin dan plastik. Makanan ringan murah meriah ini sangat digemari masyarakat. makanan yg dicampur plastik dan lilin bisa menyebabkan kanker. hati2. silahkan dishare…”

Video ini telah di-share ke berbagai media sosial lainnya, seperti Facebook.

Salah satu pengguna Facebook bernama Ayu Humaira ikut membagikan video tersebut.

“Peringatan bagi kita semua, khususnya anak” kecil yg suka membeli makanan gorengan, lebih baik menggoreng sendiri di rumah,” begitu kata Ayu dalam keterangan video tersebut.

Video ini belum dapat diketahui dari mana tempat direkamnya.

Namun tampak dalam video tersebut, seorang laki-laki berjaket hitam melabrak penjual gorengan.

Loading...

Dia tidak terima karena penjual gorengan itu menjual gorengan yang katanya dicampur dengan lilin.

Kemudian dia membuktikan dengan membakar salah satu gorengan yang ada di jualan orang itu.

Salah satu temannya yang bertubuh gemuk mencoba membuktikan hal itu dengan membakar tempe goreng.

Tempe itu terbakar dengan api menyala dan meneteskan cairan.

Sementara itu pri berjaket hitam terus mendesak tukang gorengan untuk mau mengakui bahwa itu gorengan dengan lilin.

Karena hanya orang yang bekerja untuk orang lain, tukang gorengan berbaju merah ini tidak bisa berkata apa.

Pria berjaket hitam lantas menyuruhnya untuk menelepon bos tukang gorengan itu.

“Telfon mang Udinnya suruh ketemu sama saya,” begitu kata pria berjaket hitam.

Video ini berhenti sampai saat pria berjaket hitam itu tengah menelepon bos tukang gorengan tersebut.

Netizen yang telah melihat video tersebut ikut berkomentar.

“Wah salut nih, a rudi CS. Sering2 bikin video investigasi kyk gini,” kata TJ Lugina.

“Klau di bakar nyala tapi ga netes itu mungkin ga ada zat lilin…tpi klau di bkar ada netes emang mngandung zat lilin…bisa mnyebabkan kanker bagi yg mngkonsumsi….buat yg suka jajan lebih berhati hati,” kata Kurnia Nuridin

Ada juga yang membela tukang gorengan tersebut.

“Seharusnya sebelum menyalahkan pedagang ambil sempel bawa k lab, kalau terbukti baru tngkap pnjualnya,, smua gorengan yg kering kalau d bakar y psti nyala belum tntu mengandung plastik / lilin,” kata raffa ardian.

“Semua goreng 2x kalo di bakar ya pasti nyala.. karna minyak goreng itu bisa utuk lampu tempel jaman dulu..,” kata Blade angel

Jadi, menurut kalian bagaimana?

Sumber: tribunnews.com


loading...
Loading...