Astaghfirullah, Parlemen Belanda Batasi Penggunaan Busana Muslim, Ini Alasannya!

shutterstock_269101841Umat Islam di Indonesia sudah seharusnya bersyukur karena tak ada batasan ataupun larangan untuk mengenakan busana muslim seperti hijab, burqa, ataupun niqab. Hal berbeda dirasakan oleh umat Islam yang tinggal di Belanda karena adanya larangan penggunaan burqa dan nikab di tempat umum.

Keputusan Parlemen Belanda ini telah di setujui 132 dari 150 anggota majelis rendah. Rencananya, rancangan undang-undang (RUU) ini akan segera diajukan pada Senat Belanda agar segera diresmikan.

Sebelumnya, rancangan ini juga menyebutkan bahwa pelarangan penggunaan busana yang menutupi wajah di jalan umum. Menurut juru bicara majelis rendah, Khadija Arib, rancangan tersebut kini telah diterima.

Aturan baru ini melarang pemakaian burqa dan nikab dengan alasan agar seseorang lebih mudah dikenali di tempat umum. Terutama di sekolah, rumah sakit, gedung atau kantor pemerintag, serta sarana transportasi umum.

Tak hanya pelarangan penggunaan burqa dan nikab, aturan ini juga melarang pemakaian masker wajah ataupun helm yang menutupi sebagian muka. Alasan utamanya adalah masalah keamanan.

Loading...

Pemerintah Belanda menganggap, untuk berinteraksi mengenali atau melihat wajah merupakan hal yang sangat penting, terutama di tempat umum. Dengan begitu, keamanan masyarakat ketika menggunakan fasilitas publik dapat terjamin.

Sebelumnya, pada 2015 silam, kabinet Belanda di bawah Perdana Menteri Mark Rutte, juga pernah mengajukan hal serupa. Mereka menekankan, bahwa aturan ini diambil untuk menjaga keamanan di tempat umum.

Aturan ini tak sepenuhnya melarang umat Islam untuk mengenakan burqa dan nikab. Mereka masih diizinkan menggunakannya di tempat kerja, tempat olahraga, serta saat menghadiri festival kebudayaan.

Selain Belanda, UU pelarangan pemakaian burqa dan nikab telah diberlakukan di Belgia dan Perancis. Beberapa negara Muslim di Afrika, antara lain Mesir, Chad, dan Kamerun, juga menerapkan larangan pemakaian burqa dan nikab di sejumlah tempat umum.


loading...
Loading...