Sudah Pakai Helm SNI tapi Ditilang Polisi, Ibu-ibu Ini Protes: Harusnya Pabriknya yang Ditutup

Beberapa hari ini di beberapa wilayah Indonesia sedang digelar operasi zebra oleh kepolisian.

Dalam operasi tersebut lebih menyoroti pada tindakan pelanggaran lalu lintas.

Antara lain surat-surat serta kelengkapan berkendara.

Salah satu aspek penting adalah aksesoris helm yang wajb dikenakan oleh pengendara motor.

Bicara soal tindakan tilang karena helm motor, berikut ini ada video viral di Facebook.

Video tersebut awalnya diposting oleh seorang netizen Facebook, kemudian diunggah ulang oleh akun fanpage Otomotif Indonesia, Rabu (30/11).

Dalam video tersebut terlihat seorang ibu yang protes karena terkena tilang polisi karena masalah helm.

Ibu-ibu tersebut mempermasalahkan mengapa ia ditilang padahal sudah memakai helm SNI.

“Helm SNI standarnya seperti apa itu harus dijelaskan lho, jangan-jangan beli seperti ini nanti ditilang?” ujar wanita tersebut sambil ambil
menunjuk helm yang ia pakai.

“Kalau tidak, pabriknya ditutup, yang salah kan bukan kita yang beli,” tambahnya lagi dalam bahasa Jawa.

Bahkan untuk melanjutkan protesnya, ia menunjukkan jika helm yang ia pakai sudah ada tulisan SNI.

Ia kemudian menunjukkan surat tilang berwarna pink, meskipun ia merasa tak bersalah dan mengklaim tidak melanggar peraturan lalu lintas apapun.

Dalam tayangan itu, wanita ini juga mempermasalahkan razia yang dilakukan saat pagi hari.

Sebab menurutnya justru bisa menambah angka kecelakaan semakin tinggi.

Loading...

“Lha tadi ada orang mengantarkan anaknya yang SMA, terus langsung ngebut (karena melihat razia, RED), malah risiko kecelakaan makin tinggi to?” katanya.

Namun kendati panjang lebar melancarkan protes, ia mengatakan jika memang razia tersebut digelar demi kebaikan tak apa-apa.

Ia pun sempat memberikan pesan kepada polisi lalu lintas.

“Tapi ya gak papa, demi kebaikan bersama ya gak apa-apa. Seharusnya dikasih sosialisasi, minimal ke sekolah Pak. Polisi ke sekolah ngomong, besok harus bawa helm. Orang tua, istilahnya orang tua kan menyepelekan, tapi kalau anaknya (yang minta) kan (juga) perlu dibelikan, iya nggak Pak?” katanya menjelang akhir video.

Kontan video ini pun kemudian mengundang ragam komentar dari netizen.

Egel: “lo ki lo contone wani …….”

Guntur: “Emang biasanya yg di bilang kampungan itu sebenernya orang-orang yg punya kelebihan…”

Ada juga netizen yang mempertanyakan apakah ibu ini sudah mengklik tali pengait pada helmnya?

Sebab jika belum, maka polisi berhak menilang.

Herman: “Apakah ibu tidak mengaikat talinya saat memakai helm.
Klo sudah
Berarti dia lgi laperrrrrrr…. Buk.”

Tonton videonya di bawah: (*)

Sumber:tribunnews.com


loading...
Loading...