Mengerikan, ISIS Berencana Bunuh Anak-Anak dengan Es Krim!

ice-creamEs krim merupakan salah satu jajanan manis yang amat disukai anak-anak. Bukan hanya rasanya yang manis, sensasi dinginnya pun menjadi favorit si kecil. Namun, bagaimana jika es krim digunakan sebagai senjata untuk memusnahkan anak-anak.

Begitulah salah satu rencana Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) untuk membunuh anak-anak tak berdosa. Hal ini diketahui dari persidangan dua pendukung fanatik ISIS yang meledakkan kuil Sikh di Kota Essen Jerman, April silam.

Rencana tersebut disampaikan oleh Muhammad O (17), salah satu pengebom yang diadili. Ia bermaksud untuk menjual ek krim beracun di salah satu Taman Kanak-kanak di Jerman. Selanjutnya, ia akan meledakkan diri di tengah kerumunan anak-anak yang asyik bermain.

Sementara itu, Yusuf T (17), yang menyebut dirinya Pengebom Kuil merupakan pemimpin kelompok pengebom. Mereka kerap berbincang melalui WhatsApp untuk mendapatkan bahan-bahan pembuat bom yang dibeli secara online, kemudian merakitnya.

Muhammad O sendiri, setelah ditangkap sempat menulis surat untuk Yusuf T mengenai rencananya untuk membunuh anak-anak. Surat inilah yang kemudian mengungkap rencana keji tersebut.

Loading...

“Saya penjual es krim yang berjualan dengan mobil van kepada anak-anak. Bolehkah saya, menurut syariat, memakai arsenik atau warfarin atau strycnine untuk membunuh anak-anak,” tulis Muhammad O seperti dilansir Daily Mail, Kamis (1/12.2016).

Tak hanya itu, Muhammad O juga menanyakan apakah dirinya bisa menabrakkan mobil van ke sekolah TK tempatnya menjual es krim beracun tersebut.

Bahkan, dalam surat yang ditulisnya, Muhammad O juga bertanya apakah ia diizinkan memperkosa para gadis yang dianggap sebagai musuh Nabi Muhammad SAW.

Kedua tersangka pengeboman yang juga menjadi anggota ISI tersebut, kini masih ditahan dan menunggu sidang lanjutan. Rencananya, sidang selanjutnya untuk kedua tersangka ini akan digelar beberapa pekan lagi.


loading...
Loading...