Bertubuh Mengerikan, Pria Dianggap Kena Kutukan Dewa

bcl-pamer-punggung-sexy

Kondisi tak normal, seperti masalah medis ataupun kecacatan memang lumrah dialami segelintir orang di berbagai negara. Penyebabnya bukan hanya dari kelahiran saja, malapraktik, pengaruh obat-obatan, ataupun faktor alamiah.

Seorang remaja pria dari Nawada, Bihar, India menjalani hidup dalam keputusasaan. Remaja bernama Mithun Chauhan ini dilarang keluarganya pergi keluar rumah karena mereka takut jika penampilannya akan menakutkan banyak orang.

Dilansir Elitereaders, Kamis (1/12/2016), selama bertahun-tahun, keluarga bocah berusia 16 tahun itu percaya jika kondisi Mithun disebabkan oleh konsumsi obat yang salah.

Awalnya remaja pria itu lahir dengan kondisi normal. Ketika berusia lima tahun, dia mengeluh karena ada sebuah bintik yang membuatnya merasa kesakitan. Kemudian orangtuanya membawanya ke rumah sakit. Setelah mengambil obat sesuai resep dokter, lukanya mulai mengembang ke seluruh tubuh Mithun.

“Setelah minum obat, wajah Mithun mulai membengkak. Seluruh tubuhnya berubah merah seperti tembaga,” kata ayah Mithun, Ramji.

Kisah Mithun

Warga sekitar yang tak mengetahui apa yang dialaminya bahkan menjulukinya sebagai “setan pria.”

“Orangtua saya telah melarang saya keluar, apalagi malam hari karena orang cenderung akan lebih takut melihat wajah saya pada malam hari. Saya menghabiskan sebagian besar waktu saya sendirian di rumah, karena saya tidak memiliki teman. Tidak ada satu orang pun yang bisa diajak bicara. Saya tidak tahu apa gunanya hidup saya,” ucap Mithun.

Karena kondisinya semakin hari makin buruk, keluarga dan tetangganya percaya jika Mithun telah dikutuk para dewa. Maka dari itu mereka tak kembali membawanya ke dokter, melainkan menyembuhkannya dengan melakukan berbagai ritual.

Setelah melakukan berbagai ritual, keluarga Mithun malah terkejut karena benjolan terus tumbuh di wajah dan tubuhnya. Mithun akhirnya dibawa ke spesialis bernama Dr. Ashwini Dash

00137784

Dr Dash mengungkapkan jika Mithun mengidap neurofibroma, gangguan genetik langka yang menyebabkan tumor berkembang sepanjang saraf seseorang dan penyakit tersebut tidak menular.

Dokter lainnya mengatakan jika tumor yang menutupi mata, mulut, hidung dan lubang lainnya bisa dihilangkan. Sayangnya, orangtuanya tak mampu membayar operasi dengan jumlah Rp 59 juta, karena ayah Mithun hanya seorang buruh yang berpenghasilan kecil.

Keluarga kini berharap ada orang murah hati yang berniat membantu biaya operasi yang harus dijalani Mithun.


loading...
Loading...