Perlakuan Sopir Ini Membuat Penumpang Taksi Online Kapok, Dibentak Tangannya Digigit

taksi-online_20170104_153656

Seorang penumpang taksi online tak habis pikir dengan apa yang dibawa sang pengemudi di dalam mobilnya.

Cerita ini bermula pada seorang pemuda yang sedang mengalami hari yang buruk pada Hari Natal 25 Desember 2016 lalu.

Rushdan Eilyaas sendiri tak merayakan Hari Natal.

Namun, ia mendapat shift di tanggal 24 Desember yang berakhir pada jam 2 pagi.

Dilihat dari All Singapore Stuff, ia awalnya menceritakan kondisi badannya.

“Tubuhku sangat lelah, karena itu aku memutuskan untuk menyewa GrabHitch saat itu”

Grabhitch di negeri Singapura adalah salah satu pelayanan yang mirip GrabCar dan GrabTaxi.

Bedanya adalah GrabTaxi biasanya berbentuk mobil yang dikhususkan untuk menjadi taksi, sedangkan GrabCar biasanya mobil umum yang bisa dibuat untuk mengantar penumpang juga.

Namun GrabHitch adalah fasilitas lain dari Grab untuk menampung seseorang yang ingin pergi ke lokasi yang sama, jika di Indonesia mirip dengan sebutan ‘nebeng’.

Tapi menggunakan GrabHitch tetap dikenakan biaya, namun lebih murah.

Tanpa menunggu lama, Rushdan pun langsung mendapat GrabHitch pesanannya.

Dimulai dari sini, ia banyak menemukan kejanggalan dari pengemudi yang di aplikasinya bernama Star Tang.

Pertama, Tang menyuruhnya berjalan ke tempatnya berada yang cukup jauh dari lokasi Rushdan.

Kedua, Tang tidak mengendarai mobil Mercedez-Benz yang tertera pada aplikasi, melainkan Chevrolet berwarna silver.

Saat mendekati mobil tersebut, Rushdan kembali menemukan sosok lain dalam mobilnya.

“Saat aku mendekati mobil, aku melihat seekor anjing. Kupikir pasti anjing itu sudah jinak jika ia bisa ikut tuannya kemana-mana. Aku diam saja karena sudah terlalu lelah, tak mau protes”

Saat membuka pintu mobil tengah, sang pengemudi malah marah.

Loading...

“Kau tak tahu malu ya, ini GrabHitch, bukan GrabCar, jangan menganggapku supir!”

Ogah berdebat, Rushdan mengalah dan duduk di depan, bahkan ia meminta maaf dengan sopan.

Tang pun mendudukkan anjingnya di atas pangkuan dan menutupinya dengan selimut.

Ia kembali menguliahi Rushdan tentang para penumpang yang seenaknya duduk di belakang dan menganggap dia sebagai supir.

Rushdan mencoba mengganti topik pembicaraan dengan menanyakan apakah anjing itu terbiasa dengan orang asing.

Tapi pertanyaan itu malah dijawab sinis oleh sang supir.

“Anjingku tak pernah mengganggumu, dan itu bukan urusanmu, kau hanya tahunya mendapat tumpangan murah, kan?” katanya sambil marah-marah.

Rushdan dalam hati berharap kapan ia sampai ke rumahnya karena ia tak ingin lagi mendengar omongan Tang.

Saat ingin turun, Tang juga tak ingin mengantarnya sampai depan rumah.

Ia hanya mau mengantar Rushdan dari jarak yang lumayan jauh dari kediamannya.

Terakhir, dan ini yang membuat Rushdan tak habis pikir, sesaat sebelum ia turun, ia membuka sabuk pengaman dan bunyi sabuk itu membangunkan si anjing.

Tanpa tedeng aling-aling anjing cihuahua tersebut menggigit Rushdan di sebelah lengan kanan.

Anjing itu menggigit sendiri, tanpa disuruh oleh tuannya dan tanpa diiringi permintaan maaf dari Tang!

Rushdan yang sudah muak segera keluar dari mobil dan membanting pintu, dan ia pun protes pada pihak Grab.

Setelahnya, pihak Grab menelepon Rushdan, meminta maaf, lalu memberitahu jika mereka telah mem-suspend Tang dalam waktu yang tak bisa ditentukan, dan bersedia membayar segala kerugian Rushdan termasuk biaya rumah sakit.

Rushdan membagikan cerita ini agar netizen tetap waspada dan sigap jika berkendara dengan orang yang tak dikenal.

Sumber: tribunnews.com


loading...
Loading...