Kasihan! Wanita Ini Alami KDRT, Lantas Dipenjara di Bahrain Atas Tuduhan Perzinaan

Kasihan-Wanita-Ini-Alami-KDRT-Lantas-Dipenjara-di-Bahrain-Atas-Tuduhan-PerzinaanSeorang ibu muda asal Inggris dipenjara di Bahrain setelah sang suami tega menuduh dirinya melakukan perzinahan. Hannah James dipenjara selama kurang lebih satu bulan setelah dia mencoba melarikan diri dari suaminya, Jassim Alhaddar.

Berdasarkan pada keluarga Hannah James, Alhaddar melakukan tindak kekerasan pada istrinya. Yang lebih parah lagi, Alhaddar membakar passport milik Hannah James dan melaporkan bahwa istrinya tersebut telah melakukan perselingkuhn, sebuah tindak kejahatan dibawah hukum Syariah di Bahrain.

Selama dipenjara, Hannah James hanya memakan bubur nasi saja. Namun untung saja, sekarang perempuan berusia 26 tahun tersebut telah dibebaskan. Menurut ibunya, Shelley James, Hannah James saat ini menjadi tahanan kota ‘karena alasan hukum’.

Untuk membebaskan putrinya tersebut, Shelley James mengumpulkan sejumlah dana di JustGiving. Dalam page tersebut ia menyatakan jika putrinya tersebut pindah ke Bahrain setahun yang lalu dan menikah dengan Jassim Alhaddar.

“Kehidupan Hannah tidak berjala dengan baik, malah semakin sengsara karena suaminya sering main tangan. Dan hal tersebut semakin memburuk setiap waktunya” tulis Shelley James

Ibunda Hannah juga menyatakan jika sudah melakukan konsultasi dengan Kedutaan Inggris namun belum ada perkembangan sama sekali. Bahkan, pihak Kedutaan Inggris tidak diperkenankan untuk mengunjungi Hannah untuk melihat kondisinya sekarang.

Kasihan-Wanita-Ini-Alami-KDRT-Lantas-Dipenjara-di-Bahrain-Atas-Tuduhan-Perzinaan-a

Loading...

Keluarga Hannah juga mengupload sejumlah foto yang diduga merupakan bukti bahwa perempuan asal Inggris tersebut mengalami kekerasan dalam rumah tangga oleh suaminya sendiri. Pria yang sebelumnya dianggap sangat baik oleh keluarga Hannah namun sekarang ini memenjarakan putrinya dengan menggunakan agama sebagai alatnya.

Kasihan-Wanita-Ini-Alami-KDRT-Lantas-Dipenjara-di-Bahrain-Atas-Tuduhan-Perzinaan-b

Alhaddar sendiri mengakui jika ia yang menyebabkan memar di sejumlah tubuh istrinya tersebut. Namun ia mengklaim jika bukan kekerasan, malahan dia melakukan penyelamatan diri. Masalah memar pada istrinya, Alhaddar menyebutkan jika itu karena warna kulit istrinya yang mudah muncul memar.

Alhaddar juga membantah jika dirinya dituduh telah membakar passport milik istrinya. Malahan menurutnya, Hannah sendirilah yang merusah passport miliknya sendiri secara tidak sengaja.

Dilansir dari Independet, saat ini juru bicara dari Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran menjelaskan jika sudah memberikan dukungan kepada seorang perempuan asal Inggris yang dipenjara di Bahrain. Pihaknya telah menghubungi kedua keluarga dengan menggunakan otoritas Bahrain.


loading...
Loading...