Akhirnya Status Persebaya Pulih. Ini Reaksi Para Bonek

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, memutuskan agar untuk memulihkan status keanggotaan Persebaya Surabaya. Edy pun menempatkan tim berjulukan Bajul Ijo tersebut di Divisi Utama. Hal ini dipastikan menjadi kabar gembira bagi ribuan suporter mereka alias Bonek.

“Saya memutuskan Persebaya untuk di Divisi Utama dan 6 klub lainnya tampil di liga nusantara,” demikian disampaikan Edy dalam Kongres PSSI 2017 di Hotel Aryaduta, Bandung, Minggu (08/01/2017), dalam kompas.com.

Sejak kemarin siang kehadiran ribuan Bonek telah memenuhi GOR Pajajaran Bandung. Dan kini mereka boleh bersukacita karena sang idola telah mendapatkan pemulihan status. Bahkan, sejumlah Bonek terlihat sampai menitikkan air mata haru sewaktu informasi itu diumumkan oleh pentolan Bonek, Andi Peci.

Serempak nyanyian dukungan terus dikumandangkan. Tak lupa letupan kembang api saling bersahutan. Sehabis mengumumkan kabar gembira yang diterimanya, Andi Peci lalu memberikan orasi di hadapan ribuan Bonek yang membanjiri sekitar Jalan Pajajaran Bandung.

000BONEK“Kita telah berkonflik dengan banyak pihak, tapi kita bisa menunjukkan Bonek bukan sekadar suporter biasa, tapi sebuah kekuatan. Bertahun-tahun kita berjuang untuk sebuah keadilan, keadilan bukan keajaiban, tapi keadilan harus diperjuangkan,” tutur Andi mengorasikan pemikirannya.

“Manajemen Persebaya menelepon saya beberapa menit yang lalu. Keputusannya, Persebaya haknya dipulihkan dan kembali lagi ke liga nasional,” sahut Andi yang langsung direspon dengan seruan takbir.

Selain dipulihkan, tim yang dijuluki Bajul Ijo itu juga akan kembali menyambangi kompetisi liga nasional. Meski begitu, Persebaya harus memulai kembali perjuangannya di kasta kedua atau divisi utama.
“Kita sepakat, main di mana pun Bonek akan selalu mendampingi Persebaya. Kita memang sepenuhnya belum dapat keadilan, tapi kembali bermain lagi merupakan capaian luar biasa,” ucap Andi.

Loading...

Ada pun enam klub lainnya yang ikut serta adalah Arema Indonesia, Persema Malang, Lampung FC, Persewangi Banyuwangi, Persibo Bojonegoro, dan Persipasi Kota Bekasi.

Menurut Edy, Persebaya diputuskan untuk ditempatkan di Divisi Utama lantaran status klub tersebut yang yang tak lepas dari klub tradisional. Hal itu juga diduung karena Persebaya punya sejarah kuat bersama PSM Makassar, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSMS Medan.

“Kami berharap mereka kembali menghasilkan para pemain yang akan menjadi pilar di tim nasional,” sambung Andi.
Salah satu voters kemudian meminta Persebaya dan Arema Indonesia untuk bermain di Indonesia Super League, tepat setelah Edy membuat keputusan pemulihan statusnya.

“Bisa tetapi tunggu tiga klub degradasi,” komentar Edy.

Ucapan Edy tersebut mengacu pada sistem promosi dan degradasi di kompetisi kasta teratas. Untuk bisa menjadi bagian dari Indonesia Super League, Persebaya tentu harus finis tiga teratas di Divisi Utama terlebih dahulu.


loading...
Loading...