Cerita Wahyu Piadji, Drummer D’Masiv yang Jadi Mualaf

Cerita-Wahyu-Piadji-Drummer-D’Masiv-yang-Jadi-Mualaf-coverRencananya, pada tanggal 4 maret 2017 nanti, anggota personel D’Masie akan melakukan rangkaian ibadah umrah bersama dengan beberapa penggemarnya. Bagi sang drummer, Wahyu, hal tersebut merupakan yang pertama kali setelah dirinya memutuskan untuk memeluk agama Islam sejak tahun 2009 yang lalu.

Untuk memperdalam ilmu agama tentang umrah, drummer berusia 29 tahun tersebut bertanya kepada mertuanya dan juga mentornya yang akan menemaninya saat di Tanah Suci.

“Iya, Umrah pertama kali. Mertua kan pernah umrah, paling ntar nanti nanya-nanya juga sih. Ada mentor juga nanti pas umrah,” papar Wahyu saat berada di Hotel Sofyan Betawi, daerah Jakarta Pusat pad Selasa (10/1/2017), dikutip dari tribunnews.com.

Meskipun menjadi seorang mualaf, agama Islam ternyata sangat dekat sekali dengan drummer band pelantun tembang Diantara Kalian ini. Wahyu menyebutkan jika lingkungannya dulu kebanyakan memiliki agama Islam. Ayahnya dulu juga beragama mulsim yang pindah ke Katolik saat SMP.

Ibunya dulu ternyata juga beragama Islam, karena menikah dengan ayahnya, otomatis berpindah agama.

Cerita-Wahyu-Piadji-Drummer-D’Masiv-yang-Jadi-Mualaf-b

Loading...

“Gue itu dulu kan Katolik. Dari kecil lingkungan rumah, keluarga besar ibu bapa sebenarnya muslim. Bapak pindah khatolik waktu SMP. Ibu jadi mualaf, karena married sama bapak jadi pindah ke khatolik. Lingkungan 90 persen muslim,” papar Wahyu.

Karena lingkungannya yang muslim, pria yang memiliki nama lengkap Wahyu Piadji itu sudah puasa sejak kelas 5 SD dan itu berhasil dijalankannya selama 30 hari tanpa bolong.

Namun, keinginannya untuk berpindah agama telah bulat dan tidak bisa diganggu gugat setelah bertemu dengan wanita yang sekarang ini telah menjadi istrinya. Sejak awal pacaran, istri Wahyu yang notabennya berdarah Arab tersebut sudah mewanti-wantinya kalau dia tidak bisa menikah dengan pria dari agama lain.

Nah, dari itu Wahyu tidak berpikir panjang untuk meminang sang pacar dan menjadi seorang mualaf seperti sekarang ini.


loading...
Loading...