Ketinggalan Kereta Terakhir, Pasangan Kekasih Ditolong oleh Gelandangan Ini Agar Tak Kedinginan, yang Terjadi Selanjutnya Jadi Begini

gelandangan_20170114_001554

Postingan sepasang ke kasih ini menjadi viral saat mereka menceritakan sebuah pengalaman yang belum tentu bisa didapatkan oleh orang lain.

Diketahui sepasang kekasih tersebut bernama Charlotte Ellis dan kekasihnya Taylor Wardon.

Ketika itu sepasang kekasih ini ketinggalan kereta terakhir disebuah stasiun di London.

Keduanya pun kemudian memutuskan untuk menunggu di luar stasiun karena saat itu pintu stasiun sudah ditutup.

Namun cuaca yang dingin membuat sepasang kekasih ini kedinginan.

Dikutip dari www.mirror.co.uk sepasang kekasih itu ditolong oleh seorang Tunawisma yang sedang tidur di sisi jalan.

Seorang pria yang disebutnya dengan nama Joey itupun memberikan sebuah mantel atau sarung tidur untuk Charlotte dan kekasihnya.

Charlote menceritakan saat itu ia mendengar suara di belakangnya.

“Anda dapat meminjam mantel dan selimut saya jika Anda ingin menunggu lama, karena malam ini sangat dingin,” ujar Joey.

mendengar penawaran itu Charlote menceritakan bahwa saat itu dia pun langsung melompat dan segera masuk ke dalam sarung tidur tersebut.

Loading...

Setelah stasiun kembali dibuka, Charlote dan kekasihnya tidak bisa meninggalkan Joey sendirian yang sudah berbaik hati kepadanya.

“Saya mengatakan kepada Joey bahwa saya menolak untuk meninggalkan dia, pada awalnya ia menolak cemas pada tawaran untuk ikut ke rumah bersama pacar saya dan saya untuk merubahnya lebih baik, mandi dan mencukur dan dan makan yang nikmat,” tuturnya.

Meski demikian Charlotte merasa klhawatir keluarganya akan menentang.

Namun rupanya hal tersebut tidak terjadi, karena keluarga pun menerima cerita baik dari Charlotte tentang Joey.

Charlotte juga mengungkapkan bahwa lima hari setelah bertemu Joey, dia melihat joey menerima panggilan untuk bekerja.

“Kami memperlakukan dia seperti yang kita akan memperlakukan orang lain,” kata Charlotte.

Dalam Postingannya Charlotte menuliskan Jangan hanya karena dia Tunawisma kita menganggap bahwa mereka lebih rendah dari kita.

Karena menurutnya, tidak semua Tunawisma itu pecandu Alkohol dan pecandu obat-obatan

Tunawisma hanya kurang beruntung tidak bisa hidup seperti kita.

Sumber: tribunnews.com


loading...
Loading...